Sabtu, 08 Desember 2018

KETAKUTAN DI MASA DEPAN


Semakin kesini, judul tema semakin menantang buat menulis. Tema tentang ketakutan di masa depan jadi hal yang berat menurut banyak orang mungkin saya salah satunya. Disini harus saya memberikan padangan atau opini terkait masalah ketakutan ini. Baiklah.



Masa depan adalah sebuah rahasia apa yang telah kita lakukan hari ini. Seperti ketika kita memutuskan untuk mengambil perkuliahan dahulu pasti kita telah terbayang apa yang jadinya kita dimasa depan. Contoh, ketika kalian berkuliah dibidang pendidikan, kalian sudah tau bahwa kalian akan jadi seorang guru dan begitu yang lain. Dan ada pula yang tidak begitu karena salah memilih jurusan, ketika kita sadar kalau kita salah memilih jurusan kita merasa “saya ini sebenarnya mau jadi apa?” begitupun kata hati saya saat ini.

Sebenarnya saya tidak termasuk salah jurusan, saya benar menyukai dunia yang saya ambil. hanya saja, saya terlalu mengambil langkah cepat terlebih dulu, sehingga kesempatan-kesempatan yang telah berlalu, menyayangkan hidup saya. Sampai saya bingung apa yang harus saya lakukan kedepannya dan menjadi takut dengan masa depan saya selanjutnya dan ketakutan itu adalah “saya takut menjadi aib dan tidak bisa menjadi seseorang yang membanggakan”.

Berfikir-berfikir, seperti kosong disini (hati), apa yang sebenarnya saya butuhkan, apa yang sebenarnya harus saya cari, materi kah? Gelar kah? Suami yang mapan kah? Suami yang kaya kah? Gaji yang banyak kah? Pekerja yang tetap kah?? ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang kadang terlintas. Hidup ini mau apa sebenarnya.

Yang membuat kita gelisah adalah orang-orang yang sering bertanya tentang masa depan kita. Padahal bukan tidak berusaha karena memang mungkin bukan waktunya, disini saya merasa ketakutan, gelisah, merasa tidak ada yang mendukung apa yang saya lakukan.

Namun, dari ketakutan terbesar dihati saya. Ada sebuah ketakutan yang paling tinggi yaitu ketika Allah tidak menerima amal ibadah saya, ketika Allah kecewa kepada saya sehingga menunda doa-doa saya, Ketika saya tidak bisa bertemu Allah diSurga. Semoga Allah selalu melindungi saya dari hal-hal fitnah di dunia ini.

Saya yakin, ketika tidak ada lagi yang bisa saya lakukan, hanya Allah yang bisa menolong saya dan keluarga-keluarga masa depan saya.

sebuah fitnah dajjal adalah sebuah ketakutan terbesar saya (emot sedih), dibawah ini saya bagi doa agar terhindar dari fitnah terbesar didunia ini.

Doa terhindar dari Fitnah Dajjal dibacakan sebelum salam :
 

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ , وَمِنْ عَذَابِ اَلْقَبْرِ , وَمِنْ فِتْنَةِ اَلْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ , وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ اَلْمَسِيحِ اَلدَّجَّالِ


Allaahumma inni a’uudzubika min ‘adzaabil qabri wa min ‘adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.


Artinya:
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari adzab Jahannam, dari adzab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari keburukan fitnah Dajjal.” (HR. Muttafaq ‘alaih).

Saya bukan seorang ahli agama tapi kita ingin dijauhkan dari fitnah-fitnah masa depan. Ini adalah salah satu ketakutan terbesar saya, semoga kita semua selalu belajar dan tetap ada di jalan yang lurus. Aamiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selesai berkomentar ucapkan Alhamdulillah
@tiameirizta